Rabu, 24 Desember 2014

SOSIALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN UNTUK PENGENBANGAN PANGAN DI DESA DARUNGAN, KECAMATAN PARE, KABUPATEN KEDIRI



Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Kediri pada hari Rabu 24 Desember 2014 mengadakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Darungan Kecamatan Pare yang di ikuti oleh 3 Kelompok Wanita Tani (KWT), yaitu KWT Harum Melati Desa Darungan, KWT Sinar Gemilang Desa Tertek dan KWT Sri Rejeki dari Desa Tulungrejo serta diikuti pula oleh tokoh masyarakat, perangkat desa setempat. Pelaksanaan sosialisasi dibantu oleh para Penyuluh Pertanian BPP Pare dan Kepala Desa Darungan sehingga bisa lebih memperlancar pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Kepala Bidang Ketersediaan, Distribusi dan Kerawanan Pangan BKP3 Kab Kediri ( Ir. Junadi, MMA.). Dalam kegiatan sosialisasi juga disampaikan materi teknis oleh narasumber dengan materi tentang : Pengertian, Tujuan dan Prinsip Rumah Pangan Lestari; Teknis Pembibitan Tanaman Sayuran; dan Budidaya Ikan Lele. Situasi kegiatan sosialisasi sangat padat yang diikuti peserta dengan respons yg tinggi dan diselingi dengan sharing antar pengurus KWT dalam mengembangkan dan mengelola kawasan rumah pangan lestari agar bisa berhasil dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk memperkuat ketahanan dan ketersediaan pangan.
Dalam program ini diberikan stimulan berupa sarana produksi (saprodi) untuk plot percontohan berlokasi di 3 KWT dengan jumlah 15 unit setiap KWT. Sarana produksi tersebut berupa benih sayuran, bibit ikan lele, pakan ikan dan terpal sebagai bahan untuk pembuatan kolam ikan lele. Satu hari sebelum pelaksabaan sosialisasi sebagian saprodi sudah dikirim kelokasi demplot di masing-2 KWT.

Selesai pelaksanaan sosialisasi akan ditindaklanjuti dengan kegiatan pendampingan oleh masing-masing PPL Pendamping agar pelaksanaan kegiatan semua KWT bisa lancar dan sukses. (tio)

Jumat, 19 Desember 2014

PERTEMUAN KOORDINASI PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN BPP KECAMATAN PARE TAHUN 2015


Pada hari Kamis tanggal 18 Desember 2014 telah dilaksanakan pertemuan pentusunan programa penyuluhan BPP Pare Tahun 2015. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pengurus Gapoktan / Poktan, Pengurus KTNA Tingkat Kecanatan, Petugas Teknis Lingkup Pertanian dan Para Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan di ruang pertemuan BPP Kec Pare. Pada acara tersebut juga dihadiri oleh Pejabat BKP3 Kabupaten Kediri, yaitu Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan ( Ir. H. Suko Budiono, MM ) dan Pejabat Fungsional ( Suparno, MMA, MH.)

Dalam mengawali pertemuan tersebut disampaikan oleh Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Pare (Setiono, SP.), bahwa dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, BPP Pare telah banyak dibantu oleh para Ketua Poktan, Gapoktan dan KTNA yg tetap bersemangat dalam melaksakan kegiatan dilapangan bersama dengan petani anggota kelompoknya, walaupun mengalami beberapa situasi yg cukup sulit, antara lain pernah mengalami kendala kekurangan pupuk, terjadinya serangan hama dan penyakit tanaman, turunnya harga jual pada saat panen raya dan lain lain.

Selanjutnya Koordinator BPP Pare juga menambahkan penjelasannya bahwa untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap petani maupun PPL BPP Pare telah banyak di fasilitasi oleh BKP3 Kabupaten Kediri berupa alat media penyuluhan antara lain wireless, fasiltas internet (modem, laptop dan antene hotspot ), bahan pustaka dan lain2. Selain itu Pemerintah Kabupaten Kediri juga mendukung fasilitas praktek berupa lahan praktek dan screen house  berada di lahan BPP, yg saat ini bangunan screen house masih dalam proses pembuatan ditargetkan akhir tahun 2014  sudah bisa dimanfaatkan oleh para petani dan petugas.


Kemudian Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan BKP3 Kabupaten Kediri (Ir.H. Suko Budiono, MM.) dalam arahannya menyampaikan bahwa : memberikan apresiasi atas kegiatan para ketua poktan, gapoktan dan Penyuluh BPP Pare yang responsif terhadap situasi dalam melaksanakan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Selanjutnya Pejabat Fungsional BKP3 Kabupaten Kediri juga memberikan arahan bahwa : ketua poktan / gapoktan yang diundang dalam penyusunan programa adalah para tokoh yang dianggap mampu mewakili petani diwilayahnya untuk bermusyawarah di BPP dalam rangka penyusunan programa penyuluhan pertanian tingkat kecamatan sehingga pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian sesuai dengan harapan para petani anggota kelompok tani”.
Pelaksanaan penyusunan programa dipimpin oleh Koordinator BPP Pare dengan mereview dan mengingatkan kembali sesuai Permentan Nomor 25 tahun 2009 bahwa isi programa penyuluhan akan lebih banyak memuat tentang upaya meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap para petani dalam meng-adopsi inovasi agrobisnis dalam aspek teknis, ekonomis dan sosial (kelompok).
Selanjutnya disampaikan juga bahwa penyusunan programa perlu mensinergiskan beberapa unsur dam penyusunan programa antara lain potensi agroekosistem wilayah, aspirasi petani, komuditas unggulan dan program pembangunan baik program pemerintah daerah maupun pusat.  Selain itu dalam penyusunan programa perlu merangkum secara tepat dalam menggambarkan data keadaan, tujuan yang ingin dicapai, permasalahan yang dihadapi dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga programa penyuluhan pertanian dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan waktu yang telah ditetapkan.
Dalam proses diskusi banyak saran dan pendapat yang telah disampaikan baik oleh petani maupun petugas.
Sebagai kelanjutan dalam penyusunan programa bersama tokoh petani, kemudian dilanjutkan pada hari Jum’at tanggal 19 Desember 2014 dengan mendiskusikan dan mengkoordinasikan bersama para petugas lingkup kecamatan antara lain : Mantri Pertanian, Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), Mantri Perkebunan dan Kehutanan, Mantri Peternakan dan Perikanan, serta semua Penyuluh Pertanian BPP Pare, untuk selanjutnya disusun dalam sebuah buku Programa Penyuluhan BPP.




Lahan praktek kandang ayam diatas kolam lele kerjasama dengan poktan.

Selasa, 18 November 2014

KEGIATAN BPP KECAMATAN PARE, KABUPATEN KEDIRI DALAM SEMESTER I TAHUN 2014



            Program kegiatan dan pengembangan BPP Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Tahun 2014 telah dilaksanakan dan diawali dengan kegiatan pada semester I Tahun 2014 oleh para Penyuluh Pertanian serta didukung para Petugas Dinas Terkait ( Mantri Pertanian, Petugas POPT, Mantri Perkebunan/Kehutanan dan Mantri Peternakan/Perikanan ) dengan melaksanakan kegiatan sesuai tupoksi masing-masing.

1. Pendampingan dan pembinaan kepada petani, poktan/KWT dan gapoktan dalam penerapan inovasi di wilayah binaan, antara lain :
a.Teknologi PTT ( Pengelolaan Tanaman Terpadu ) pada tanaman padi melalui metode Sekolah Lapang / SL.
b.Perawatan tanaman dilahan pekarangan dalam program KRPL.
c.Pengolahan produk pertanian sesuai dengan pola B2SA (Beragam, Berimbang, Sehat dan Aman) kpd KWT dan Pokja III TP-PKK.
d.Pembinaan kepada gapoktan tentang pelaksanaan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP)
e.Pembinaan pelaksanaan penyusunan dan rekapitulasi RDKK Pupuk Bersubsidi untuk penyediaan tahun 2015.

2.Memberikan layanan konsultasi, pembinaan kepada petani dan pengembangan fasilitas di BPP, antara lain :
a.Memberikan konsultasi kepada petani dan pelaku usaha dalam mengembangkan usahatani dan agribisnis.
b.Menyediakan tempat koordinasi bagi pelaku utama dan pelaku usaha maupun para Penyuluh/Petugas Pertanian dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan.
c. Mengadakan petak uji coba teknologi.
d.Meningkatkan kegiatan cyber extension.
e.Meningkatkan referensi bahan pustaka.
f.Melaksanakan pelatihan kepada petani tentang manajemen gapoktan, teknologi KRPL dan Teknik budidaya ikan.
g.Melaksanakan pameran / exposisi kegiatan hasil pembinaan/penyuluhan

3. Melaksanakan demplot /uji coba teknologi sebagai tempat pembelajaran bagi petani dan petugas.

4.  Menyediakan fasilitasi kegiatan petani / petugas dari luar daerah yang sedang mengadakan kunjungan/study banding di BPP Pare.

5. Menambah fasilitas tempat penjualan pangan olahan bagi pengunjung dari luar daerah sekaligus sebagai oleh-oleh makanan khas Pare. Disamping itu juga melengkapi musholla di area BPP.

                                           

 FOTO KEGIATAN



                            Sosialisasi Kegiatan PUAP Gapoktan Pelem Makmur di Balai Desa Pelem Kec. Pare

 


Kegiatan Praktek Pembuatan Mol dan Penyiapan Media Tanam





Kegiatan KRPL Desa Tertek dan Tulungrejo pada Gebyar Pameran Pertanian di Desa Pelem tanggal 18-19 Juni 2014
 



Kegiatan Pameran Agribisnis Pertanian



Sosialisasi Gerakan Penyusunan RDKK Tingkat Kecamatan Tahun 2014



Pertemuan Rutin KWT Sri Rejeki Desa Tulungrejo, Kec. Pare dalam Kegiatan KRPL



Fasilitasi Pembentukan Koperasi Tani di Gapoktan



Menerima Kunjungan Studi Banding


Menyediakan Fasilitas Musholla


Jumat, 09 Mei 2014

BPP PARE MENERIMA KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI PENYULUH PERTANIAN KOTA KEDIRI




Pada hari Kamis tanggal 8 Mei 2014 serombongan Penyuluh Pertanian Kota Kediri telah melakukan kegiatan studi banding di BPP Pare, Kabupaten Kediri.  Dalam rombongan tersebut sebanyak 10 orang yang terdiri dari Penyuluh Pertanian dan Pejabat Struktural dengan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kota Kediri.
Setibanya di BPP Pare rombongan diterima dan di pandu oleh Koordinator beserta Penyuluh Pertanian BPP Pare berdasarkan surat perintah tugas dari BKP3 Kabupaten Kediri.
Penyuluh Pertanian Kota Kediri menginginkan suatu informasi sebagai tambahan wawasan dan pembanding dalam membentuk Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP ) di wilayah Kota Kediri.  Informasi tersebut khususnya pengalaman yang telah dilaksanakan di BPP Pare, antara lain tentang keberadaan BPP, sinergitas dengan dinas lingkup pertanian dalam pelaksanaan penyuluhan kepada lembaga petani, cyber extention dan sistem pelaporan elektronik, pengelolaan demplot/uji coba dan lain-2.Dalam persentasinya Koordinator PP BPP Pare menyampaikan bahwa keberadaan BPP Pare merupakan bangunan baru berasal dari program FEATI tahun 2008 dengan dana sharing antara APBN dan APBD Pemerintah Kabupaten Kediri.

Selanjutnya disampaikan juga bahwa Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP ) Kecamatan Pare mempunyai fungsi sebagai tempat pertemuan untuk memfasilitasi pelaksanaan tugas sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.  Sedangkan tugas pokok BPP sesuai dengan Permentan Nomor 26/Permentan/0T.140/4/2012 adalah :
a. Menyusun Programa Penyuluhan BPP
b. Melaksanakan penyuluhan berdasarkan programa penyuluhan
c. Menyediakan dan menyebarkan informasi teknologi, sarana produksi, pembiayaan dan pasar
d. Memfasilitasi pengembangan kelembagaan dan kemitraan pelaku utama
e. Memfasilitasi peningkatan kapasitas Penyuluh melalui proses pembelajaran secara berkelanjutan
f. Melaksanakan proses pembelajaran melalui percontohan dan pengembangan model usaha bagi 
   pelaku utama

Sedangkan keberhasilan dan kinerja Penyuluh di BPP dapat diukur melalui 9 (sembilan) indikator kinerja Penyuluh, yaitu :
1.      Tersusunnya programa penyuluhan pertanian di BPP sesuai  kebutuhan petani.
2.      Tersusunnya RKTP diwilayah kerja masing masing Penyuluh Pertanian.
3.  Tersedianya data peta wilayah pengembangan teknologi spesifik lokasi sesuai dengan pewilayahan komoditas unggulan.
4.      Terdiseminasinya informasi teknologi secara merata sesuai kebutuhan petani.
5.      Tumbuh kembangnya keberdayaan dan kemandirian petani/kelembagaan petani.
6.      Terwujudnya kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara petani dengan pengusaha.
7.      Terwujudnya akses petani ke lembaga keuangan, informasi sarana produksi pertanian dan pemasaran.
8.      Meningkatnya produktifitas agribisnis komoditas unggulan di wilayah kerja.
9.      Meningkatnya  pendapatan  dan  kesejahteraan  petani  di  masing-masing wilayah.


Sembilan indikator kinerja ini dilambangkan dengan jumlang tiang di BPP sebanyak 9 (sembilan) buah tiang yang ada diserambi BPP.

Selanjutnya dalam diskusi juga ditanyakan oleh Penyuluh Pertanian Kota Kediri tentang upaya penyelenggaraan demplot / uji coba, cyber extention, perpustakaan serta sarana prasarana penyuluhan yang digunakan oleh Penyuluh Pertanian.

Dalam penjelasannya sesuai pengalaman Koordinator BPP Pare bahwa untuk pelaksanaan demplot ada alokasi anggaran dari BKP3 Kabupaten Kediri, sedangkan untuk uji coba dan kaji terap bisa kerjasama dengan fihak lain, misalnya dengan perusahaan pertanian, mahasiswa maupun instansi lain.  Kemudian dari cyber extention (cybex) di BPP Pare difasilitasi dari BKP3 Kabupaten Kediri dengan menugaskan seorang Penyuluh sebagai operator cybex. Pada akhir tahun 2013 BPP Pare telah menerima seperangkat alat untuk cybex berasal dari Kementan. Cyber extention disamping sebagai media penyuluhan juga berfungsi untuk sistem pelaporan elektronik melalui email.

Kemudian untuk kegiatan perpustakaan di BPP berupaya untuk menyediakan dan menambah bahan pustaka dan katalogisasi sederhana. Penambahan bahan pustaka diperoleh dari BKP3 Kabupaten Kediri dan sumbangan mahasiswa / petugas.
Demikian sekilas kegiatan penerimaan kegiatan studi banding dari Penyuluh Pertanian Kota Kediri di BPP Pare Kabupaten Kediri.